Social Icons

twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail
Showing posts with label kamera DSLR. Show all posts
Showing posts with label kamera DSLR. Show all posts

Sunday, 9 March 2014

TIPS MEMILIH LENSA UNTUK KAMERA DSLR

TIPS MEMILIH LENSA UNTUK KAMERA DSLR.Nah pada postingan kali ini saya akan share sedikit tips seputar hobby mengenai bagaimana memilih lensa untuk sebuah kamera tipe DSLR.Bagi anada yang hendak membeli kamera DSLR ada baiknya catatan ini anda simak terlebih dahulu.Langsung saja yuk :
tips memilih lensa

  • Perhatikan dan pastikan lensa yang akan anda beli benar-benar didesain untuk bekerja optimal di kamera DSLR. Penggunaa lensa film pada DSLR bisa menyebabkan turunnya kualitas gambar karena cara kerja film dengan sensor digital jauh berbeda.
  • Pilih lensa yang memiliki motor penggerak fokus elektronik (Silent Wave Motor). Selain bisa mempercepat pencarian fokus , lensa seperti ini juga bisa bekerja dengan tingkat kebisingan yang rendah.
  • Sesuaikan kebutuhan anda dengan panjang fokus lensa . Ini penting karena banyak orang cuma melihat panjangnya badan lensa daripada melihat kebutuhan sesungguhnya. Jika hanya sebagai penggunaan sehari-hari, lensa dengan rentang panjang fokus 18mm sampai 70mm sudah cukup memadai.
  • FOV! Sebelum membeli lensa selalu anda ingat bahwa DSLR anda akan selalu mengalikan panjang fokus lensa dengan FOV (kecuali anda memutuskan membeli DSLR dengan sensor full frame). Jadi pastikan lingkup gambar yang akan dihasilkan sesuai kebutuhan . 
Sekian sedikit ilmu yang bisa saya bagikan dalam postingan kali ini.Dengan tulisan yang simple diatas hendaklah kita cermat sebelum membeli barang yang dalam kasus ini adalah mengenai bagaimana atau hal apa saja yang perlu kita pahami sebelum kita membeli sebuah lensa untuk kamera DSLR.
Nah sekian dulu artikel kali ini saya tulis semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuan bagi Anda yang ingin menggeluti hobby tentang Photography yang belakangan ini lagi trend.Terima kasih.

Monday, 3 March 2014

Tips Membaca Spesifikasi Lensa DSLR

Tips Membaca Spesifikasi Lensa DSLR.Dalam postingan kali ini saya akan memberikan sedikit tips seputar hobi baru saya yaitu tentang kamera DSLR,yaitu mengenai bagaimana membaca spesifikasi dari lensa sebuah kamera DSLR.Yuk mari kita mulai saja.

tips,baca,lensa,kamera,dslrPertama panjang fokus atau focal length,adalah jarak yang diukur antara lensa dengan titik jauh bayangan atau sensor.Biasanya ditunjukkan oleh angka dalam satuan milimeter (mm).Makin kecil angka panjang fokus ,berarti lensa memiliki sudut pandang yang lebar atau wide.Begitupun sebaliknya,lensa dengan panjang fokus yang besar berarti memiliki sudut pandang yang sempit atau tele.

Ada 2 tipe lensa yang beredar di pasaran yaitu lensa dengan panjang fokus tetap (prime lens) dan lensa yang memiliki rentang panjang fokus (zoom lens).Jika anda membaca “50mm” pada lensa,berarti itu adalah lensa dengan panjang fokus tetap.Sedangkan spesifikasi seperti “18-55mm” berarti itu lensa zoom.
Dari rentang fokus ini juga bisa diketahui berapa kali pembesaran(zoom) yang bisa dibuat lensa,yaitu dengan cara membagi fokus terpanjang dengan fokus terendah.seperti contoh :18-55mm memiliki pembesaran 3X (55 / 18 =3,05).

Bukaan lensa (aparture),dalam setiap lensa DSLR terdapat semacam “jendela” yang berfungsi mengatur banyak cahaya yang masuk atau biasa dikenal dengan aparture atau diafragma dan diinformasikan dengan simbol F (f-stop).Makin kecil nilai F ,maka makin besar bukaan aparture,dan berarti makin banyak juga cahaya yang masuk.Sebaliknya ,semakin besar F ,maka semakin kecil jendela rana terbuka.Pada spesifikasi lensa sering ditulis “14-42mm 1:3,5-5,6” ,ini berarti lensa memiliki bukaan terbesar F3,5 pada panjang fokus 14mm, dan bukaan terbesar F5,6 pada panjang fokus 42mm.

Dari ulasan artikel diatas mungkin agak membingungkan bagi sebagian orang,namun perlu diperhatikan,kalau kita ingin terjun atau mulai aktifitas maupun hobi baru dalam dunia fotografi,setidaknya anda bisa sedikit mengerti tentang spesifikasi lensa dari sebuah kamera yang akan anda gunakan nantinya.

Nah sekian dulu tulisan artikel saya kali ini,dan mungkin bagi anda yang ingin lebih tahu agak dalam bisa baca Tips memilih lensa DSLR .semoga tulisan diatas dapat bermanfaat bagi anda,terutama yang ingin mulai menekuni hobi dalam dunia fotografi ini. 

Hal Yang Perlu Diketahui Dari Kamera DSLR



dslr cameraHal Yang Perlu Diketahui Dari Kamera DSLR.Digital Single Lense Reflex camera atau yang sering disebut dengan kamera DSLR saat ini sudah semakin banyak,hal ini dikarenakan karena harga jual yang sudah mulai bersahabat.dan mungkin karena sudah booming beberapa waktu lalu sehingga penggunaan kamera ini sangat banyak terutama terlihat pada kalangan remaja saat ini.Namun dalam ulasan kali ini saya akan menuliskan beberapa hal yang perlu diketahui  bagi pengguna maupun calon pengguna kamera DSLR ini.

Field of View (FOV)
FOV sering ditemukan di kamera saku,semi profesional maupun DSLR.Biasanya ditandai leh kata “Equiv” pada spesifikasi kamera.FOV sendiri merupakan pembesaran gambar yang terjadi akibat terpotongnya area jatuh bayangan pada sensor digital.Ini karena semua ukuran panjang fokus lensa diukur berdasarkan standar kamera film (analog) 35mm.Sementara sensor kamera digital memiliki ukuran yang lebih kecil,sehingga ada faktor perkalian yang harus dihitung dari ukuran lensa sebenarnya.Faktor pengalian pun beragam,tergantung ukuran sensor yang dimiliki kamera digital.
Contoh , kamera DSLR Nikon D80 memiliki sensor berukuran 23,6x15,8 mm dengan faktor pengali 1,5 .Jika dipasang lensa film dengan panjang fokus 50mm maka nilai kesetaraan gambar dengan kamera film(equiv) adalah 75mm (1,5x50).FOV tidak berlaku pada kamera digital yang memiliki ukuran sensor 35x28 mm atau disebut sensor full frame. Sensor yang lebih kecil memiliki faktor pengali yang semakin besar.

Sensor
Ada 2 jenis sensor yang umum dipakai pada kamera DSLR, yaitu Charge Coupled Device (CCD) dan Complementary Metal Oxide Semiconductor (CMOS). Pada CCD setiap respon dari sinyal elektrik yang diterima piksel ditransmisikan lewat jalur yang jumlahnya terbatas. Sinyal ini kemudian diubah menjadi tegangan dan dikirim ke chip pengolah gambar dalam data analog. Sementara pada CMOS setiap piksel memiliki pengubah sinyal elektrik ke tegangan secara terpisah. Sensor CMOS juga memiliki penguat sinyal dan pengoreksi noise sendiri sehingga bisa bekerja lebih cepat dengan konsumsi daya yang rendah.

Anti Debu
Kebanyakan dari kamera DSLR yang saat ini sudah menerapkan teknologi  atau memiliki fitur anti debu ,fitur  yang pada dasarnya adalah guna menghalau debu yang akan menempel  ke sensor  sekaligus melakukan pembersihan secara otomatis.

Buffer
Buffer ini merupakan salah satu fitur penting pada kamera DSLR. Fungsinya adalah sebagai penampung sementara sebelum gambar  direkamkan ke kartu memori.Pada kamera profesional buffer wajib dipakai untuk mencapai kecepatan maksimum saat mengambil gambar dalam mode continuous.Jika ruang penyimpanan buffer kecil banyak gambar yang bisa diambil kamera  akan makin sedikit,begitupun sebaliknya.

Nah hal-hal diatas adalah beberapa hal maupun fitur yang perlu anda ketahui mengenai kamera DSLR ini.Dan untuk bagaimana anda membaca lensa dari kamera DSLR ini anda bisa membaca Tips membaca spesifikasi lensa DSLR.Dan semoga tulisan ini dapat bermanfaat atau menjadi referensi bagi anda yang menginginkan sebuah kamera baru.
 
 
Blogger Templates